Pengertian, Fungsi, Dan Peran Kepala Putik Pada Tumbuhan

By | February 9, 2023


Pengertian Fungsi dan Peran Kepala Putik pada Tumbuhan.webp
Pengertian, Fungsi, dan Peran Kepala Putik pada Tumbuhan 22

Selain membahas struktur tubuh manusia, salah satu materi yang menarik untuk kamu bahas dalam pelajaran Biologi adalah struktur tubuh tumbuhan. Tumbuhan juga memiliki struktur tubuh, dimana setiap bagian memiliki peranannya masing-masing, salah satunya adalah bunga.

Pada tanaman, bunga tidak hanya sebagai penghias, tetapi juga memiliki fungsi penting bagi tanaman. Bunga merupakan salah satu organ reproduksi tumbuhan dan berperan dalam proses perkembangbiakan.

Ada dua jenis bunga, yaitu bunga lengkap yang memiliki organ sempurna, seperti mahkota, kelopak, putik, dan benang sari. Jenis kedua adalah bunga tidak lengkap yang hanya memiliki satu organ. Salah satu organ pada bunga yang sangat penting untuk proses reproduksi adalah kepala putik.

Pada artikel kali ini akan dibahas mengenai stigma, khususnya fungsi dari stigma pada bunga.

Apa yang dimaksud dengan kepala putik?

Seperti disebutkan sebelumnya, stigma adalah salah satu organ bunga. Stigma bertindak sebagai alat kelamin wanita pada bunga.

Keberadaan putik dan benang sari tidak dapat dipisahkan. Kepala putik bunga akan menangkap serbuk sari dari benang sari pada saat penyerbukan yang kemudian dilanjutkan dengan proses pembuahan. Serbuk sari yang ada pada kepala putik akan membentuk tabung dan berjalan menuju bakal biji.

Hasil pembuahan yang terjadi akan membentuk kandung kemih atau disebut juga dengan zigot. Nantinya organ biologis tersebut akan menjadi benih, kemudian benih tersebut dapat ditanam menjadi tumbuhan baru.

Pada bunga, kepala putik berada di tengah dan di atas. Untuk memudahkan membayangkan bentuk kepala putik dan posisinya pada bunga, Anda dapat melihat gambar kepala putik pada bunga kembang sepatu di bawah ini.

Pengertian Fungsi dan Peran Kepala Putik pada Tumbuhan

Sumber: pxhere

Gambar di atas merupakan gambar batang bunga kembang sepatu yang terdiri dari kepala putik dan benang sari. Stigma adalah bagian merah. Sedangkan bagian yang besar jumlahnya dan berwarna kuning adalah serbuk sari.

Apa fungsi dari stigma?

Setiap organ pada bunga memiliki fungsinya masing-masing, jadi lupakan stigma. Pada umumnya kepala putik berfungsi sebagai alat perkembangbiakan bunga. Untuk lebih jelasnya tentang fungsi kepala putik, simak penjelasannya di bawah ini.

Fungsi stigma untuk reproduksi

Kepala putik digunakan untuk reproduksi, dimana serbuk sari akan jatuh pada kepala putik yang disebut penyerbukan. Ada tiga jenis penyerbukan bunga berdasarkan asal muasal serbuk sarinya, yaitu penyerbukan sendiri, silang dan tetangga.

  1. Penyerbukan sendiri
    Penyerbukan sendiri disebut autogami. Ini adalah metode penyerbukan yang terjadi pada bunga yang sama atau di antara bunga yang berbeda, tetapi masih pada tanaman yang sama. Proses penyerbukan sendiri terjadi pada saat bunga belum mulai mekar, masih tertutup. Contoh tumbuhan yang mengalami penyerbukan sendiri adalah bunga turi dan telang.
  1. Penyerbukan tetangga
    Lalu ada penyerbukan tetangga atau yang disebut juga geitonogami. Penyerbukan tetangga hanya dapat terjadi pada bunga yang telah mekar oleh serbuk sari dan berasal dari beberapa jenis bunga secara terbuka atau bebas. Sedangkan putik dan serbuk sari juga sudah masak dan siap pada waktu yang bersamaan.
    Penyerbukan tetangga dapat terjadi pada tanaman yang sama atau berbeda. Contohnya adalah bunga jagung.
  1. Penyerbukan silang
    Kemudian, terjadi proses penyerbukan silang atau allogami dimana serbuk sari dari bunga menempel pada kepala putik bunga dan tumbuhan lain, tetapi masih dalam jenis yang sama. Penyerbukan silang ini dapat menyuburkan tanaman lain. Contoh tumbuhan yang dapat mengalami penyerbukan silang adalah ketimun dan zucchini.

Fungsi stigma untuk perkembangan embrio

Stigma berfungsi untuk membantu perkembangan embrio ini mulai dari proses pertemuan benang sari dan kepala putik. Setelah proses penyerbukan, kepala putik akan menghasilkan cairan gula sebagai makanan bagi serbuk sari yang menempel.

Singkatnya, serbuk sari akan menuju ke bakal biji. Sedangkan pada saat yang sama ovula atau kandung kemih akan membentuk sel telur (ovum) yang nantinya akan bertemu dengan inti generatif polen (inti sperma).

Inti ovum dan sperma akan membentuk zigot (institusi), peristiwa ini disebut pembuahan pertama. Kemudian, zigot akan tumbuh menjadi embrio.

Fungsi kepala putik untuk produksi benih

Stigma berperan dalam produksi benih. Pada bagian fungsi stigma untuk perkembangan embrio dijelaskan sebelumnya. Inti ovum dan sperma yang berasal dari polen menempel pada kepala putik dan menuju ke ovula dimana mereka akan tumbuh menjadi embrio.

Embrio akan terus mengalami proses pembuahan. Setelah proses pembuahan selesai, bakal biji akan berkembang menjadi benih yang dilindungi oleh dinding ovarium. Itu akan menjadi buah yang akan menjadi buah.

Apa peran stigma dalam proses reproduksi tanaman?

Dalam proses reproduksi tumbuhan, fungsi kepala putik sangat penting, diantaranya adalah:

  • Tempat jatuhnya serbuk sari selama proses penyerbukan.
  • Sarana reproduksi bagi tanaman jantan.
  • Memberikan pelayanan agar serbuk sari tidak mengering, akan dihasilkan gula cair di kepala putik.

Bagaimana stigma tanaman berkembang?

Proses perkembangan kepala putik pada tumbuhan dimulai dengan melekatkan benang sari pada kepala putik yang disebut juga penyerbukan. Proses penyerbukan ini dapat terjadi secara mandiri atau dengan bantuan perantara, seperti serangga.

Sedikit informasi tentang proses penyerbukan dengan bantuan serangga, biasanya terjadi pada tanaman dengan ciri-ciri sebagai berikut: stigma perekat, kepala sari menggantung, dan serbuk sari ringan dan melimpah.

Setelah proses awal penyerbukan berhasil dan serbuk sari melekat sempurna pada kepala putik, maka akan muncul cairan gula sebagai makanan bagi serbuk sari. Kemudian, dinding serbuk sari akan mengembang dan dinding luar akan pecah, sedangkan dinding bagian dalam akan menembus kepala putik menuju bakal biji.

Dalam perjalanannya serbuk sari akan mengalami beberapa kali perubahan, inti sel akan membelah menjadi dua yaitu inti vegetatif dan inti generatif. Inti vegetatif yang mengatur pertumbuhan polen hingga mencapai mikrofil, maka inti vegetatif akan mati. Sedangkan inti generatif akan membelah menjadi dua sperma.

Dua sperma akan masuk ke ovarium melalui mikrofil. Di dalam bilik bakal biji atau kandung kemih, proses pembentukan sel telur (ovum) juga terjadi. Inti sperma akan membuahi sel telur dan membentuk lembaga atau zigot.

Zigot kemudian tumbuh menjadi embrio. Setelah proses pembuahan selesai, benang sari, mahkota, dan kelopak bunga akan rontok. Sedangkan embrio akan berkembang menjadi benih yang dilindungi oleh bakal buah. Kemudian, ovarium akan menjadi buah. Benih di dalam bakal buah dapat ditanam menjadi tanaman baru.

Itu saja penjelasan tentang putik bunga yang berperan penting dalam proses perkembangbiakan tumbuhan.

Jika Anda masih ingin mendapatkan penjelasan lebih dalam tentang materi alu atau materi sekolah lainnya, Anda dapat bergabung dengan Bimbel Video Quipper Online dan mendapatkan akses ke video pembelajaran yang dijelaskan oleh Super Teacher. Selain itu, kamu juga akan mendapatkan soal latihan lengkap dengan pembahasannya.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *