Volatilitas Emas Masih Tinggi Jelang FOMC Pagi Nanti

Home - Volatilitas Emas Masih Tinggi Jelang FOMC Pagi Nanti
  • Category:
    Berita
  • Tag:
    Gold, Emas, Trijaya News, Trijaya Pratama Futures, PT Trijaya Pratama. FOMC, The Fed
16 Sept 2020 153

Volatilitas Emas Masih Tinggi Jelang FOMC Pagi Nanti

Trijaya Pratama Futures, Jakarta - Emas masih bergerak dengan volatilitas tinggi jelang FOMC pagi , Kamis 16 September pukul 01.00 dini hari nanti. Bank Sentral AS akan mengumumkan kebijakan moneternya. Kebijakan moneter The Fed inilah yang merupakan salah satu faktor yang membuat harga emas dunia terbang tinggi di tahun ini. Pada sesi perdagangan kemarin, 15 September, Emas sempat melambung tinggi ke US$ 1972.17 pada malam hari sebelum melemah lagi dan menutup sesi perdagangan di harga US$ 1954.16. Pagi hari ini, Emas dibuka di harga 1953.77 dan stabil bergerak di range harga 1950-an sampai saat ini.

The Fed pada malam nanti akan menerapkan target inflasi rata-rata yang artinya The Fed akan membiarkan inflasi naik lebih tinggi di atas 2% dalam beberapa waktu ke depan selama rata-rata inflasi masih 2%. Dengan target inflasi rata-rata itu, Ketua The Fed Jerome Powell menyerukan bahwa suku bunga rendah bisa ditahan lebih lama. Suku bunga rendah yang ditahan dalam waktu lebih lama akan berdampak negatif terhadap Dolar AS dan sebaliknya berdampak positif bagi emas untuk menguat.

Perhatian pelaku pasar akan tertuju juga pada pernyataan Powell pada konferensi pers 1/2 jam setelah FOMC yakni jam 01:30 mengenai kemungkinan penambahan stimulus untuk penanggulangan Covid-19. Jika pernyataan yang dianggap dovish akan membuat USD melemah dan emas menguat. Sebaliknya jika dianggap hawkish, maka USD akan menguat dan emas melemah.

Sementara itu, hasil survei kitco akhir pekan lalu yang dilakukan oleh 15 analis Wall Street menunjukkan sebanyak 43% memilih emas tetap akan netral atau stagnan, 36% memprediksi bullish atau menguat dan 21% memprediksi emas akan bearish atau turun. Sementara untuk survei kitco yang dilakukan oleh 1.359 investor di Main Street menunjukkan 68% memprediksi emas bakal bullish, 15% bearish dan 17% netral.

Baca Juga : Jelang FOMC, Emas Naik Akibat Pelemahan Dolar AS

RELATED POST

13 Oct 2020 34 dibaca
Trijaya Pratama Futures, Jakarta - Harga emas dunia sempat melesat hingga level US$ 1.933 pada ...
08 Oct 2020 49 dibaca
Trijaya Pratama Futures, Jakarta - Setelah keputusan mengejutkan presiden AS Donald Trump untuk...
15 Sept 2020 169 dibaca
Trijaya Pratama Futures, Jakarta - Harga emas melesat naik pada perdagangan hari ini, Selasa 15 Sept...

RECENT POST

Sempat Melesat Hingga Level US$ 1.933, Emas Tergel...

13 Oct 2020

Trump Bermanuver Lagi, Emas Hentikan Penurunan...

08 Oct 2020

News Global 16 September 2020...

16 Sept 2020

Volatilitas Emas Masih Tinggi Jelang FOMC Pagi Nan...

16 Sept 2020

News Indonesia & Internasional 15 September 2020...

15 Sept 2020