Harga Emas Kembali Naik Mendekati US$ 2.000

Home - Harga Emas Kembali Naik Mendekati US$ 2.000
  • Category:
    Berita
  • Tag:
    Gold, Emas, Trijaya News, Trijaya Pratama Futures, PT Trijaya Pratama
18 Aug 2020 96

Harga Emas Kembali Naik Mendekati US$ 2.000

Trijaya Pratama Futures, Jakarta - Setelah sepekan terakhir harga emas dunia anjlok, Perdagangan hari ini, Selasa (18/08/20) Emas mencoba untuk merangsek naik mendekati level US$ 2.000. Sampai saat berita ini dirilis, harga emas tertinggi sudah nangkring di 1995.24.

Melihat ke belakang, Emas pertama kali menembus US$ 2.000 untuk pertama kali dalam sejarah di perdagangan tanggal 04 Agustus 2020, hanya berselang 2 minggu dari hari ini dan mencetak rekor harga tertinggi sepanjang masa di 2075.14 pada perdagangan tanggal 07 Agustus 2020 sebelum 4 hari berselang tepatnya di tanggal 11 Agustus anjlok hingga 1901.19 dan berlanjut keesokan harinya, 12 Agustus 2020 menyentuh level terendah 1862.50.

Ambruknya harga emas tersebut merespons data perekonomian AS yang membaik terkait data tenaga kerja AS yang apik serta pengumuman vaksin Covid-19 dari Rusia yang bernama Sputnik V sehingga terjadi aksi ambil untung (taking profit) yang masif dan membuat harga emas terus merosot drastis.

Harga emas kemudian tidak terlalu berfluktuatif dan bergerak di range 1900an di tanggal 13 Agustus 2020 sampai 17 Agustus 2020 sebelum hari ini mencoba bullish untuk kembali melewati US$ 2.000. Sentimen positif bagi emas untuk bullish hari ini datang dari ditundanya pertemuan antara AS dan China terkait pembahasan kesepakatan perdagangan dan hubungan geopolitik yang memanas beberapa bulan terakhir. Pertemuan yang seharusnya dijadwalkan Sabtu kemarin (16/08/2020) ditunda dengan alasan masalah penyesuaian waktu.

Membahas pertemuan kedua negara tersebut, China berjanji untuk meningkatkan jumlah pembelian barang-barang AS sebesar US$ 200 miliar, yang meliputi produk pertanian, manufaktur, energi dan jasa. Apabila kesepakatan ini belum terlaksana dan kedua negara tidak kunjung rujuk, maka tentu perekonomian akan semakin hancur sejak pandemi Covid-19. Hal ini bisa menyebabkan investor kembali memburu emas sebagai safe haven yang bakal membuat harga emas akan naik akibat permintaan emas yang tinggi.

Baca Juga : (Kesepakatan Stimulus Fiskal Tambahan AS Masih Gagal, Emas Kembali Meroket, Dolar AS Anjlok)

RELATED POST

13 Oct 2020 17 dibaca
Trijaya Pratama Futures, Jakarta - Harga emas dunia sempat melesat hingga level US$ 1.933 pada ...
08 Oct 2020 30 dibaca
Trijaya Pratama Futures, Jakarta - Setelah keputusan mengejutkan presiden AS Donald Trump untuk...
16 Sept 2020 138 dibaca
Trijaya Pratama Futures, Jakarta - Emas masih bergerak dengan volatilitas tinggi jelang FOMC pa...

RECENT POST

Sempat Melesat Hingga Level US$ 1.933, Emas Tergel...

13 Oct 2020

Trump Bermanuver Lagi, Emas Hentikan Penurunan...

08 Oct 2020

News Global 16 September 2020...

16 Sept 2020

Volatilitas Emas Masih Tinggi Jelang FOMC Pagi Nan...

16 Sept 2020

News Indonesia & Internasional 15 September 2020...

15 Sept 2020