Dolar AS Tertahan Tanggapi Rumor Kebijakan ECB, Emas Ambil Kesempatan

Home - Dolar AS Tertahan Tanggapi Rumor Kebijakan ECB, Emas Ambil Kesempatan
  • Category:
    Berita
  • Tag:
    Gold, Emas, Trijaya News, Trijaya Pratama Futures, PT Trijaya Pratama
10 Sept 2020 132

Dolar AS Tertahan Tanggapi Rumor Kebijakan ECB, Emas Ambil Kesempatan

Trijaya Pratama Futures, Jakarta - Pengumuman kebijakan moneter ECB baru akan rilis malam ini, Kamis 10 September 2020 jam 19:30 WIB, tetapi Bloomberg News, dikutip dari sumber di Bank Sentral Zona Euro, melaporkan bahwa proyeksi kebijakan moneter ECB hanya akan berubah sedikit dan para pejabat European Central Bank (ECB) akan lebih optimis terhadap outlook pemulihan ekonomi kawasan Eropa. Kabar ini ibarat bocoran menjelang pengumuman kebijakan ECB malam ini. Menanggapi hal ini, Dolar AS turun tipis dan tertahan penguatannya dari level tinggi empat minggu di sesi perdagangan Rabu (09 September tadi malam).

Emas yang pada awal pekan ini bearish, tidak menyia-nyiakan kesempatan ini untuk menguat. Harga tertinggi 1950.73 langsung tercatat pada malam tadi, Rabu 09 September, menguat lumayan tajam dari harga low 1919.93

Dolar AS yang terus menguat selama 6 hari berturut-turut merespon data ekonomi AS yang membaik, tertahan juga berkat pernyataan konfrontatif Presiden Donald Trump yang mengancam akan memutus hubungan total (decoupling) dengan China dan menerapkan bea impor besar-besaran terhadap produk China. Trump juga akan mengenakan sanksi pada perusahaan AS yang meng-outsource produksinya ke China, jika berhasil terpilih kembali dalam pilpres AS mendatang. Ini terkait tudingan kerja paksa yang dilakukan China ke Muslim Uighur Xinjiang oleh PBB yang mengatakan memiliki laporan yang dapat dipercaya bahwa 1 juta Muslim Uighur telah ditahan di beberapa kamp di China.

Pelaku pasar kini memusatkan perhatian pada kebijakan moneter ECB malam ini. Dolar AS berpotensi melanjutkan penguatan lagi jika perundingan dagang pasca brexit bubar dan bank-bank sentral lain menyampaikan wacana yang bernada negatif bagi mata uang masing-masing.

"Emas sedang terperangkap dalam rentang perdagangan yang sempit. Jika mampu menembus US$ 1.960/troy ons, emas baru akan kembali memasuki tren naik," kata Philip Streible, Kepala Ahli Strategi Pasar di Blue Line Futures, Chicago.

RELATED POST

13 Oct 2020 17 dibaca
Trijaya Pratama Futures, Jakarta - Harga emas dunia sempat melesat hingga level US$ 1.933 pada ...
08 Oct 2020 30 dibaca
Trijaya Pratama Futures, Jakarta - Setelah keputusan mengejutkan presiden AS Donald Trump untuk...
16 Sept 2020 138 dibaca
Trijaya Pratama Futures, Jakarta - Emas masih bergerak dengan volatilitas tinggi jelang FOMC pa...

RECENT POST

Sempat Melesat Hingga Level US$ 1.933, Emas Tergel...

13 Oct 2020

Trump Bermanuver Lagi, Emas Hentikan Penurunan...

08 Oct 2020

News Global 16 September 2020...

16 Sept 2020

Volatilitas Emas Masih Tinggi Jelang FOMC Pagi Nan...

16 Sept 2020

News Indonesia & Internasional 15 September 2020...

15 Sept 2020