Agenda Penting Hari Ini, 4 September 2020 : Non-Farm Payrolls, Average Hourly Earnings & Unemployment Rate

Home - Agenda Penting Hari Ini, 4 September 2020 : Non-Farm Payrolls, Average Hourly Earnings & Unemployment Rate
  • Category:
    Berita
  • Tag:
    Gold, Emas, Trijaya News, Trijaya Pratama Futures, PT Trijaya Pratama
04 Sept 2020 197

Agenda Penting Hari Ini, 4 September 2020 : Non-Farm Payrolls, Average Hourly Earnings & Unemployment Rate

Trijaya Pratama Futures, Jakarta - Data penting untuk agenda hari ini, 04 September yang akan berdampak terhadap dolar AS dan emas adalah data bulanan jumlah tenaga kerja di luar sektor pertanian (Non-Farm Payrolls), data bulanan upah rata-rata per jam di luar sektor pertanian (Average Hourly Earnings) dan data bulanan tingkat pengangguran AS (Unemployment Rate) bulan Agustus yang akan dirilis bersamaan oleh Biro Statistik Tenaga Kerja AS pada jam 19:30 WIB malam ini.

Untuk Non-Farm Payrolls, Data ini merupakan indikator awal bagi pengeluaran konsumen dan aktivitas ekonomi AS secara keseluruhan dan menjadi bahan pertimbangan penting bagi The Fed untuk menentukan tingkat suku bunga. Perkiraan NFP untuk bulan Agustus 2020 ini di angka 1.385.000 data kerja. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung menyebabkan USD menguat dan emas melemah.

Untuk Average Hourly Earnings, Data ini berupa persentase perubahan rata-rata upah per jam dibandingkan dengan bulan sebelumnya. The Fed juga memperhatikan data ini sebagai acuan untuk menentukan tingkat suku bunga. Bulan Juli lalu, upah rata-rata per jam di AS naik 7 sen USD atau 0.2% lebih tinggi dari perkiraan turun atau minus 0.5% dan merupakan kenaikan tertinggi dalam 3 bulan terakhir. Untuk bulan Agustus 2020, diperkirakan upah rata-rata per jam akan stagnan atau di 0.0%. Hasil rilis yang lebih tinggi juga akan cenderung menguatkan USD dan melemahkan harga emas.

Yang terakhir ada Unemployment Rate yang mengukur tingkat pengangguran di AS yang berdampak pada pengeluaran konsumen, jumlah tenaga kerja, dan tingkat kepercayaan. Bulan Juli lalu, tingkat pengangguran di AS turun menjadi 10.2%, lebih rendah dari perkiraan 10.5%. Untuk bulan Agustus 2020, diperkirakan tingkat pengangguran akan kembali turun menjadi 9.8%. Hasil rilis yang lebih rendah dari perkiraan juga akan cenderung menguatkan USD dan melemahkan harga emas.

Baca Juga : Analis Ubah Penilaian, Dolar AS Rebound & Harga Emas Turun

RELATED POST

13 Oct 2020 17 dibaca
Trijaya Pratama Futures, Jakarta - Harga emas dunia sempat melesat hingga level US$ 1.933 pada ...
08 Oct 2020 30 dibaca
Trijaya Pratama Futures, Jakarta - Setelah keputusan mengejutkan presiden AS Donald Trump untuk...
16 Sept 2020 138 dibaca
Trijaya Pratama Futures, Jakarta - Emas masih bergerak dengan volatilitas tinggi jelang FOMC pa...

RECENT POST

Sempat Melesat Hingga Level US$ 1.933, Emas Tergel...

13 Oct 2020

Trump Bermanuver Lagi, Emas Hentikan Penurunan...

08 Oct 2020

News Global 16 September 2020...

16 Sept 2020

Volatilitas Emas Masih Tinggi Jelang FOMC Pagi Nan...

16 Sept 2020

News Indonesia & Internasional 15 September 2020...

15 Sept 2020