Indikator Ekonomi Ikut Pengaruhi Forex

News 2017-09-13


Analisis fundamental adalah studi tentang bagaimana perekonomian negara mempengaruhi nilai mata uang, yang terutama melibatkan interpretasi laporan statistik dan indikator ekonomi. Ratusan berita ekonomi dan laporan yang dirilis harian memungkinkan, hingga batas waktu tertentu, untuk memprediksi apakah nilai mata uang terapresiasi atau terdepresiasi dikemudian hari dan saat pembalikan trend saat ini bisa diharapkan.

Tanggal dan waktu ketika laporan tertentu atau indikator yang akan dirilis dijadwalkan terlebih dahulu dan bisa ditemukan dalam Kalender Ekonomi. Ini adalah tool analis utama yang digunakan untuk menentukan dampak dari news yang bisa terjadi. Hal ini juga menunjukkan perkiraan para ahli untuk data yang akan diumumkan.

Indikator Ekonomi yang Memperngaruhi Strategi Trading Forex

Bank Sentral dan Tingkat Suku Bunga

Karena bank sentral adalah bank yang bertanggung jawab untuk menangani masalah keuangan negara, maka kebijakan yang dilakukan memiliki dampak yang mendalam pada kurs mata uang. Misalnya, untuk meningkatkan nilainya, bank akan membeli mata uang dan menyimpannya dalam cadangan. Untuk mengurangi nilainya, cadangan pun dijual kembali ke market.

Ketika peningkatan belanja konsumen diperlukan, bank Sentral dapat menurunkan tingkat suku bunga pinjaman yang disediakan untuk bank komersial. Jika hal ini bertujuan untuk memperlambat inflasi, suku bunga ditingkatkan untuk mengurangi pengeluaran.

Tergantung pada apakah hal tersebut lebih menyangkut pada inflasi atau pertumbuhan, kebijakan bank sentral bisa disebut sebagai "hawkish" atau "dovish". Awalnya biasanya menyebabkan suku bunga yang lebih tinggi, dan kemudian pada umumnya menandakan bahwa suku bunga akan segera menurun.

Inflasi

Inflasi mengevaluasi seberapa cepat harga barang dan jasa meningkat dan memiliki dampak langsung pada pasokan dan permintaan untuk mata uang sehingga mempengaruhi lajunya. Indikator inflasi utama adalah:

Gross Domestic Product (GDP)

GDP mengevaluasi semua barang dan jasa yang diproduksi selama periode pelaporan. Peningkatan dalam GDP menandakan pertumbuhan ekonomi dan oleh karena itu, digunakan untuk mengukur inflasi.

Consumer Price Index (CPI)

CPI mengukur nilai tetap kumpulan barang dan jasa yang dinyatakan sebagai index. Ketika dibandingkan dengan hasil sebelumnya, CPI menunjukkan bagaimana daya beli konsumen telah berubah dan bagaimana hal tersebut dipengaruhi  oleh inflasi.

Producers price index (PPI)

Indikator ini menunjukkan perubahan harga yang diterima produsen dan memungkinkan untuk mengevaluasi bagaimana harga tingkat konsumen bisa terpengaruh.

Lapangan kerja

Tingkat lapangan kerja secara langsung mempengaruhi nilai mata uang yang berdampak pada waktu yang akan datang dan pengeluaran saat ini. Peningkatan pengangguran diyakini sebagai tanda bahwa ekonomi semakin melemah, sehingga permintaan untuk mata uang pun jatuh. Sebaliknya, jumlah lapangan kerja yang kuat menandakan pertumbuhan ekonomi yang biasanya berarti bahwa permintaan untuk mata uang akan terus meningkat.

Penjualan Retail

Indikator ini sangat penting karena anggaran belanja konsumen adalah bagian penting dari perekonomian. Indikator ini mengukur jumlah total yang dihabiskan pada berbagai kumpulan baran dan jasa selama periode waktu tertentu. Pertumbuhan penjualan retail menunjukkan bahwa konsumen memiliki penghasilan tambahan untuk dibelanjakan dan keyakinan dalam perekonomian negara.

Penjualan Rumah

Pertumbuhan pasar perumahan merupakan salah satu indikator utama dari ekonomi yang kuat. Terutama berdasarkan pada keyakinan konsumen dan tingkat hipotek, laporan penjualan rumah menunjukkan permintaan agregat antar konsumen untuk perumahan.

Wholesale Trade Report

Wholesale Trade Report ini berdasarkan pada survey dari 4500 pedagang grosir yang dilakukan secara bulanan yang mencakup statistik pada penjualan bulanan, persediaan dan inventaris untuk rasio penjualan. Hal ini menunjukkan ketidakseimbangan dalam pasokan dan permintaan dan bisa membantu untuk memprediksi laporan GDP tiap kuartal, namun, tidak terlalu mempengaruhi market.

Balance of Payments (BOP)

Balance of payments merangkum semua transaksi untuk jangka waktu tertentu antara warga negara dan non-penduduk. Semua transaksi dibagi lagi menjadi neraca terkini yang mencakup barang, jasa dan pendapatan, dan neraca modal yang terdiri dalam instrumen keuangan. Data tersebut sangat penting dalam merumuskan kebijakan ekonomi nasional dan internasional.

Trade Balance

Laporan yang menunjukkan perbedaan antara import dan ekspor suatu negara dan merupakan bagian penting dalam neraca pembayaran. Defisit perdagangan berarti bahwa negara mengimpor lebih besar dari pada mengekspor, sementara surplus perdagangan menunjukkan yang sebaliknya. Surplus atau penurunan defisit sering menandakan meningkatnya permintaan mata uang.



PERINGATAN ADANYA RESIKO DALAM BERTRANSAKSI.
Transaksi melalui margin merupakan produk dengan penggunaan mekanisme leverage, memiliki resiko yang tinggi dan belum tentu cocok untuk seluruh investor. tidak ada jaminan keuntungan atas investasi Anda dan oleh karenanya waspadalah terhadap pihak-pihak yang menjanjikan jaminan keuntungan kepada Anda. Anda dihimbau untuk tidak menggunakan dana yang Anda tidak siap untuk menderita kerugian. Sebelum memutuskan untuk melakukan transaksi, pastikan Anda sudah memahami resiko-resiko yang ada dan juga pertimbangkan pengalaman Anda.