Informasi Terkini dan Terupdate

Jelang Piala Dunia, FIFA Luncurkan Platform NFT di Jaringan Algorand


Cryptoharian – Menjelang piala dunia sepak bola akan digelar akhir tahun ini, FIFA mengumumkan bahwa pihaknya bakal menghadirkan platform NFT bertema sepak bola.

Platform tersebut, dibangun di jaringan Algorand dengan nama “FIFA + Collect,”. Peluncuran akan dilakukan secara resmi pada akhir September ini, untuk menghadirkan koleksi digital NFT yang terjangkau, inklusif dan dapat diakses.

NFT ini akan menggambarkan momen, seni dan citra sepak bola yang terkenal, sehingga akan menjadi bagian dari perhelatan piala dunia yang akan diadakan di Qatar. Bahkan, momen dari piala dunia nanti dapat diubah menjadi NFT, sehingga tentu menawarkan sesuatu yang sangat menarik bagi para pecinta olah raga ini, di seluruh dunia.

“Sama seperti memorabilia dan stiker olahraga, ini adalah kesempatan yang dapat diakses oleh penggemar di seluruh dunia untuk terlibat dengan pemain favorit mereka, momen dan lainnya di platform baru,” ungkap Chief Business Officer dari FIFA, Romy Gai. 

Rincian lebih lanjut mengenai platform dan NFT juga akan diumumkan, termasuk teaser jenis NFT yang akan diluncurkan di perhelatan piala dunia. Ini tentu menjadi kolaborasi antara sepak bola, kripto dan blockchain terbesar karena akan benar-benar terhubung dengan setiap momen di piala dunia 2022.

Selain Algorand, Crypto.com akan menjadi sponsor perdagangan kripto eksklusif di piala dunia 2022. Hal ini tentu menambah lingkup adopsi yang kian besar dalam kolaborasi dua industri yang selalu disambut meriah para pecintanya ini.

Memang, NFT dan kripto telah terbukti membawa dampak positif lebih bagi industri olahraga, karena menawarkan opsi baru dalam menghasilkan keuntungan, plus membangun kedekatan yang lebih antara penggemar dengan klub atau pemain idola mereka.

Baca Juga :  Kumpulan Jadwal TIMNAS Indonesia di Piala AFF 2022

Kripto terkait sepak bola pun mulai mengalami kenaikan harga, karena mendekati ajang piala dunia, seperti token penggemar (fans) dari Arsenal, FC Porto dan lain-lain, di saat pasar crypto masih dalam pasar Bearish yang mengkhawatirkan. 

Hal ini lantaran angka inflasi AS ditakutkan meningkat. Resesi di masa depan pun menjadi gambaran yang diantisipasi sejak pertengahan tahun ini. [st]



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *